RRI.CO.ID, Singaraja – Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Singaraja mengikuti tahapan presentasi dalam rangka Anugerah Penyiaran Bali 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas penyiaran serta memberikan apresiasi kepada lembaga penyiaran di Bali.
Anugerah Penyiaran Bali 2026 mengusung tema “Siaran Sehat TV dan Radio dalam Bali Era Baru”, dengan kategori Radio Swasta Terbaik dan Radio Publik Lokal Terbaik.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran KPID Bali yang tercantum dalam susunan komisioner meliputi Ketua KPID Bali sekaligus Bidang Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran, I Gede Agus Astapa, S.Sos., S.I.Kom., M.M.; Wakil Ketua sekaligus Bidang Kelembagaan, Endi Kusmadheni, S.E.; Koordinator Bidang Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran, Ida Bagus Gde Yogi Jenana Putra, S.E.; Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran, I Gusti Agung Gede Agung Widiana Kepakisan, S.Sn., M.Ars.; serta Koordinator Bidang Kelembagaan, Nyoman Adi Sukerno, S.H., M.M.
Jajaran komisioner lainnya adalah I Gusti Putu Putra Mahardika, S.H., dan I Gusti Ngurah Erlangga Bayu Rahmanda Putra, S.E., MBA., yang bertugas pada Bidang Pengawasan Isi Siaran.
Dari pihak LPP RRI Singaraja, kegiatan ini melibatkan jajaran pengelola dan tim kerja yang dipimpin Kepala LPP RRI Singaraja, Ani Hasanah Mubarok, S.Pd., M.Si. Turut mendukung kegiatan tersebut, Ketua Tim Layanan dan Pengembangan Usaha Made Sri Wartini, S.H.; Ketua Tim Pemberitaan Ni Made Santi Ariani Mulyawati; Ketua Tim Konten Media Baru Ni Nyoman Wirati; Ketua Tim Teknologi Media Baru I Putu Sutraedi; Pengelola Perencanaan dan Evaluasi Programa Luh Putu Sukeresminingsih, S.E.; serta Ketua Sub Seksi Komunikasi Publik Nur Aisyah Maharani, A.Md.Li.
Berdasarkan surat undangan KPID Bali, presentasi dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 20 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai di Ruang Rapat KPID Bali. Setiap lembaga penyiaran memperoleh waktu 10 menit untuk memaparkan materi presentasi, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab selama 20 menit.
Keikutsertaan LPP RRI Singaraja dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran radio publik lokal dalam menghadirkan siaran yang informatif, edukatif, menghibur, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui momentum Anugerah Penyiaran Bali 2026, diharapkan kualitas program siaran dan layanan informasi kepada masyarakat semakin meningkat. Semangat siaran sehat juga menjadi dorongan bagi lembaga penyiaran untuk terus menjaga profesionalisme, tanggung jawab, dan kepercayaan publik dalam menjalankan fungsi penyiaran.